Al Quran sebagai Inti Kehidupan, Cahaya Pedoman, dan Obat Penawar




Keimaman dan kerahmatan alquran terefleksi dalam trifungsi utamanya; sebagai RUH (inti kehidupan), NUR (cahaya pedoman) dan SYIFA (obat penawar)

Sebagai ruh, alquran menjadi elemen utama dlm kehidupan imani, nutrisi utama bagi kebersihan hati dan sumber kekuatan diri yg berkarakter


Sebagai Nur, alquran menjadi penerang jiwa dlm kehidupan, pedoman ke arah keselamatan dn kebahagiaan, sumber segala imu yg bermanfaat

Juga sebagai nur, Al Quran menjadi mata air bagi berbagai inspirasi, pemantik aneka kecerdasan dan kreativitas

Sebagai syifa, Al Quran menjadi obat penawar bagi segala jenis penyakit psikis maupun fisik, sebagai terapi berbagai bentuk kebutaan hati

Pun sebagai syifa, Al Quran menjadi oase di tengah sahara kegersangan jatidiri bangsa, dan solusi bagi segala bentuk problematika ummat

Peradaban? Dlm perspektif imaniyah ia tak lain adlh klimaks dari proses quranisasi kehidupan yg mengantar pd keindahan hidup yg hakiki

Intisari dari segala bentuk interaksi kita dg alquran, qiraah, hifzh(menghafal), mengkaji tafsir, sebetulnya adalah tadabbur  Al Quran.

Hanya dgn mentadabbur ayat-ayat alquran seorang muslim bisa meyakini kedahsyatan Al Quran dan memgoptimalkan segala fungsi2nya dlm kehidupan

Apa sih tadabbur Al Quran? Bagaimana caranya? Apa kiat-kiat utk mudah melakukannya? Apa bahaya meninggalkannya? Serahkan pada ahlinya (ulama)

Sumber: Twitter Ustadz Muhammad Yani Abdul Karim

#Tolal Miss World

Gerakan Salafi Modern di Indonesia


Sebuah Upaya Membedah Akar Pertumbuhan  dan Ide-ide Substansialnya
Oleh :Muhammad Ikhsan Zainuddin, Lc, M.Si

Pengantar
Indonesia nampaknya memang akan selalu menjadi lahan subur lahir dan tumbuhnya berbagai gerakan Islam dengan berbagai ragamnya; baik yang “hanya sekedar” perpanjangan tangan dari gerakan yang sebelumnya telah ada, ataupun yang dapat dikategorikan sebagai gerakan yang benar-benar baru. Dan sejarah pergerakan Islam Indonesia benar-benar telah menjadi saksi mata terhadap kenyataan itu selama beberapa kurun waktu lamanya.

Pukulan telak Syaikh Nashir Al-'Umar kepada Amerika

Negara-negara Barat yang mengaku paling menjunjung tinggi kebebasan (demokratis) sekarang mencampuri urusan khusus internal kita, Jika Amerika benar-benar jujur dengan dirinya dalam hal kebebasan, mestinya mereka membiarkan kita dengan kebebasan (prinsip) kita..

Seorang wartawan Amerika datang & bertanya pada saya: “Bagaimana tentang masuknya kaum wanita ke parlemen, dan bagaimana tentang wanita menyetir mobil (yg tidak diperkenankan di Saudi)..???”

Ikatan Ulama Sedunia Menyikapi Hukum Politik Kontemporer


(Fimadani.com) Dunia politik selama ini dikenal sebagai dunia yang tabu dimasuki oleh kalangan Salafi. Banyak opini, baik bersifat perseorangan maupun kelompok, dari kalangan Salafi yang cenderung berpandangan negatif terhadap masalah yang satu ini. Namun ternyata tidak semuanya demikian. Hal tersebut tampak dalam sebuah konferensi yang diselenggarakan salah satu organisasi yang mulai dikenal sebagai representasi kalangan Salafi, yaitu Rabithah Ulama Muslimin (Ikatan Ulama Muslim) yang diketuai oleh seorang tokoh ulama Saudi Syekh Nashir Al Umar.

Doa Untuk Yang Mendapat Karunia Anak


Doa Untuk Yang Mendapat Karunia Anak


Segala puji bagi Allah shalawat serta salam semoga tercurah kepada junjungan kita Rasulullah keluarganya para shahabatnya dan yang selalu mengikutinya dengan baik hingga hari kiamat. Amma ba’du:
Para pembaca yang dirahmati Allah Ta'aala 
Karunia anak merupakan kenikmatan yang besar dari Allah Ta’aala, sehingga kita wajib mensyukurinya diantaranya dengan berdoa dan mendoakan orang yang diberi karunia tersebut. Secara umumnya doa untuk orang yang diberi karunia anak adalah mendoakan keberkahan karena tidak ada riwayat shahih yang menjelaskan lafalnya secara baku.

18 Terapi Futur Syaikh Nashir bin Sulaiman Al-Umar


Terapi Penyakit Futur
Syaikh Nashir bin Sulaiman Al-Umar menulis 18 terapi futur sebagai berikut:
1.    Menjaga iman dan memperbaharuinya
2.    Muraqabatullah dan banyak berzikir kepada-Nya
3.    Ikhlas dan takwa
4.    Menjernihkan hati
5.    Menuntut ilmu, disiplin belajar serta rajin menghadiri halaqah zikir dan ceramah agama
6.    Memahami fikih waqi'
7.    Manhaj yang benar
8.    Wasathiyah
9.    Mengatur waktu dan introspeksi diri
10.  Komitmen pada jamaah
11.  Menjaga orang-orang futur
12.  Tarbiyah yang menyeluruh dan komplit
13.  Melaksanakan beragam ibadah dan amal
14.  Teladan yang baik
15.  Cita-cita yang tinggi, tujuan yang mulia, dan semangat yang membaja
16.  Memperbanyak zikrul maut dan mengkhawatirkan su'ul khatimah
17.  Sabar dan meneguhkan kesabaran
18.  Berdoa dan memohon pertolongan kepada Allah

Mewaspadai Futur dalam Berdakwah


Dr. Fathi Yakan menulis, “Mereka yang mengamati sejarah pergerakan Islam di setiap negara dan seluruh dunia Islam, pasti akan menemukan banyak nama yang sempat mencapai tingkat puncak dalam kiprah perjuangan dan tanggung jawabnya. Namun sayang, orang-orang itu kemudian hilang dari kehidupan dakwah karena satu dan lain hal.”
Fenomena yang disebut oleh Dr. Fathi Yakan dikenal dengan istilah Futur. Secara kebahasaan, futur adalah putus setelah sambung, lembut setelah keras, dan lemah setelah kuat. (Syaikh Raghif Al-Isfahani, Al-Mufradat fi Gharib Al-Quran, hal. 371). Seperti firman Allah dalam surat Al-Maidah: 19,

Dr Said Aqil Siradj Dulu dan Kini


Dr Said Aqil Siradj Dulu dan Kini 

PERJALANAN hidup manusia melalui berbagai fase dan juga perubahan fisik, mental, dan juga spiritual. Adanya perubahan ini menjadi bukti nyata bahwa hanya Allah Azza wa Jalla yang kekal. Dan kalau bukan karena karunia dari-Nya manusia tidak akan kuasa untuk teguh dalam menetapi sesuatu termasuk agamanya (istiqamah). Karena itu, dahulu Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam senantiasa memohon keteguhan hati kepada Allah: “Wahai Dzat Yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku di atas agama-Mu.” Dan ini mungkin salah satu hikmah yang dapat anda petik dari kewajiban membaca surat Al Fatihah pada setiap rakaat shalat. Pada surat ini terdapat permohonan kepada Allah Azza wa Jalla agar senantiasa menunjuki anda jalan yang lurus, yaitu jalan kebenaran

Jika Jurnalis Muslim saat bertugas melepas imannya dan meninggal, ia mati dalam kekafiran!!


Pemikiran Liberal pun tak luput, juga mencoba mempengaruhi jurnalis Muslim. Karenanya, jika wartawan Islam tak punya dasar iman dan fikrah Islam, si Liberal, sekular dan “saudara-saudara”nya akan mudah bersemayam di otak dan lubuk yang paling dalam.
Adalah wartawan The Jakarta Post Endy Bayuni yang mengatakan, bahwa seorang jurnalis seharusnya melepaskan identitas agama yang dianut ketika hendak menggali dan menulis sebuah berita, sehingga informasi yang disampaikan benar-benar fair, tanpa dipengaruhi oleh keyakinan yang ia miliki. Kalau perlu, mengabaikan iman mereka saat menulis. Astaghfirullah…!

Kajian Islami "JEJAK SURGA DAN NERAKA"

Fatwa Ulama: Fenomena Kematian Mendadak


Fatwa Syaikh Abdul Aziz bin Baaz rahimahullah


Soal:
Apakah fenomena kematian yang mendadak itu merupakan pertanda kiamat? Apakah ada amalan tertentu agar bisa terhindar darinya? Apakah dengan memohon perlindungan dari hal itu sudah cukup untuk terhindar darinya?

Cara Menjawab Salam Di Sms


Pertanyaan:
“Assalamu alaikum,
Kita mendengar bahwa jawab salam hukumnya wajib, lalu apa hukum menjawab salam di sms? Danbagaimana caranya?
Dari: Fulan

Menjelang Akhir Hayatnya, Ustadz Jeffry Al Buchori Banyak Mendapat Nasihat Dari Da’i Salafy


DIBALIK MENINGGALNYA USTADZ JEFRI AL BUCHORI -rahimahullah-
Dan Ini Penguat Kabar dari Abu Usaamah Sufyan via FB
Berasal Dari Akh. Al Anshori Ahmad via FB Seluler
Alumni Ma’had Hamalatul Qur’an Yogyakarta
Pada Hari Jum’at Malam
Malam ini …

Selangkah Menyatukan Ummat Islam

Ust. Dr. Muhammad Arifin Badri, MA

Ummat Islam di berbagai belahan dunia, saat ini dalam keadaan centang berentang. Sebagian ummat Islam menyimpan kebencian,permusuhan dan dendam kepada yang lain.

Kondisi ini sngatlah memprihatinkan setiap orang yang beriman, termasuk anda. Bukankah demikian sobat?

Namun apa yang kuasa anda lakukan untuk menyatukan kembali ummat Islam agar saling kasih mengasihi dan sayang menyayangi?

Download Audio: Syaikh Abdurrazzaq bin Abdilmuhsin Al-Badr - Cinta Rasulullah

Rekaman audio tabligh akbar,

Tema: Cinta Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam
Hari: Ahad, 10 Jumadits Tsaniyah 1434 H /21 April 2013

Waktu: 09.00 WIB – Dzuhur

Tempat: Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat
Narasumber: Syaikh Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin Al ‘Abbad Al Badr
Penerjemah : Ustadz Badrusalam, Lc
Muqaddimah kajian bersama ustadz Hamzah Abbas.

Silakan download pada link berikut:
DOWNLOAD CINTA RASULULLAH – SYAIKH ABDURRAZZAQ

Sumber:
RadioRodja.com

Syaikh Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin: Cinta Nabi Butuh Pembuktian

Cinta kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wassalam  sama dengan cinta kepada Allah dan merupakan sebaik-baik perbekalan untuk kehidupan akhirat.


"Namun cinta kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wassalam perlu pembuktian," demikian nasihat Syeikh Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin al-Abbad al-Badr pada tabligh akbar di Masjid Istiqlal, Jakarta, Ahad (21/04/2013).

Kata Syeikh, cinta kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wassalam  mempunyai tanda-tanda pada pelakunya. Yakni mengikuti sunnah Nabi, memperbanyak salawat yang syar'i, mempunyai rasa rindu yang kuat kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wassalam , mencintai para sahabat Nabi, mencintai para dai dan orang yang mengikuti Nabi.
Sebaliknya, kata Syeikh, yang paling berbahaya adalah orang yang membenci para dai dan pengikut sunnah. Dan ciri-ciri mereka lebih menuruti hawa nafsu, mengkritik hadits Nabi, membela bid'ah dan berpaling dari sunnah.
Syeikh Abdurrazzaq adalah adalah profesor di Universitas Islamiah Madinah, Arab Saudi. Ini adalah kunjungannya yang ketiga ke Indonesia. Tabligh akbar yang diselenggarakan Radio Rodja 756AM itu dihadiri sekitar 150 ribu orang dari kapasitas Masjid Istiqlal yang mampu menampung 200 ribu jamaah. 
Hadir dalam Tabligh Akbar ini rombongan DPD Wahdah Islamiyah Sidrap, Penasehat Wahdah Islamiyah Sidrap H.Zulkifli,  Ketua DPD, Sekretaris DPD, Sekretaris Infokom DPD, Pimpinan Ponpes al-Iman Sidrap. Pimpinan Tahfidzul Qur'an at-Tauhid Sidrap, Pimpinan Tahfidzul Qur'an as-Salam Sidrap, dan beberapa rombongan dari DPC Wahdah Islamiyah Panca Rijang dan DPC Wahdah Islamiyah Baranti.
 
*Perubahan Seperlunya.
http://hidayatullah.com
 

Biografi Asy-Syaikh Abdurrazaq bin Abdul Muhsin Al-Badr


Nasab dan Kelahiran
Nama lengkap beliau Abdurrazaq bin Abdil Muhsin bin Hamd bin Abdil Muhsin bin Abdillah bin Hamd bin ‘Utsman Al Abbad Alu Badr. Adapun Al Abbad adalah laqb dari kakek buyut beliau, Abdullah bin Hamd, beliau ber-intisab kepadanya. Sedangkan Alu Badr merupakan sebutan untuk keturunan Alu Jalas dari Kabilah ‘Utrah salah satu kabilah Al-‘Adnaniyah. Nenek beliau adalah putri dari Sulaiman bin ‘Abdullah Alu Badr.

Pakar Hadits dan Rektor yang Enggan Menaiki Mobil Dinas

Beliau adalah seorang pakar hadits dan fiqh, seorang yang zuhud dengan dunia dan wara’, seorang ulama peniti jejak salaf shalih Abdul Muhsin bin Hamd al Abbad al Badr



Beliau lahir di Zulfa pada bulan Ramadhan tahun 1353 H. Beliau belajar dan menyelesaikan jenjang sekolah dasar di Zulfa pada tahun 1371. Kemudian beliau berpindah ke kota Riyadh dan masuk di Ma’had Riyadh al Ilmi. Pada tahun ini pula Syeikh Ibnu Baz tiba di kota Riyadh dari daerah Kharaj dan ini adalah tahun pertama beliau belajar di ma’had ini. Setelah itu Syeikh Abdul Muhsin mengambil S1 di fakutas syariah Universitas Ibnu Suud di Riyadh. Di samping belajar di bangku kuliah beliau juga belajar di masjid bersama para ulama besar semisal Syeikh Muhammad bin Ibrahim, Ibnu Baz, Muhammad al Amin al Syinqithi, Abdurrahman al Ifriqi dan Abdurrazaq Afifi.

Beliau kemudian diangkat sebagai pengajar di al Ma’had al Ilmi di Buraidah pada tahun 1379 H kemudian sebagai pengajar di al Ma’had al Ilmi di kota Riyadh pada tahun 1380. Setelah itu diangkat sebagai dosen di Jami’ah Islamiah Madinah pada tahun berdirinya universitas ini yaitu tahun 1381 H. Beliaulah orang yang pertama kali menyampaikan kuliah di universitas ini.

Beliau belajar hadits dan mushtholah hadits kepada Syeikh Abdurrahman al Ifriqi di Riyadh pada tahun 1372. Komentar beliau tentang Syeikh Abdurrahman, “Beliau adalah seorang pengajar yang tulus, seorang yang benar-benar berilmu, sering memberi pengarahan dan bimbingan serta seorang yang bisa dijadikan teladan dalam kebaikan”. Beliau memiliki hubungan yang erat dengan Syeikh Ibnu Baz. Beliau pertama kali bertemu dengan Ibnu Baz pada tahun 1372 H.
Secara formal beliau belajar pada Ibnu Baz di tahun keempat di fakultas syariah Universitas Ibnu Suud. Beliau sering berhubungan dengan Syeikh Ibnu Baz di sela-sela pelajaran, di masjid dan datang ke rumah Ibnu Baz.

Beliau mulai memberikan kuliah di Jamiah Islamiah di Madinah pada tahun 1381. Beliau bersahabat dengan gurunya Ibnu Baz selama 15 tahun karena Syeikh Ibnu Baz di samping mengajar di Jamiah dan masjid Nabawi adalah anggota Majlis Jamiah Islamiah sejak didirikan hingga tahun 1393 H.
Syeikh Abdul Muhsin pernah diangkat sebagai pembantu rektor pada saat rektornya adalah Syeikh Ibnu Baz. Itu terjadi atas usulan Syeikh Ibnu Baz dan persetujuan Malik Faishal. Syeikh Abdul Muhsin mengatakan, “Aku datang ke rumah Syeikh Ibnu Baz sebelum pergi ke kampus. Aku duduk sebentar bersama beliau. Bersama beliau terdapat Syeikh Ibrahim Hushayyin. Syeikh Ibrahim membaca kitab tentang muamalah sejak shalat shubuh hingga matahari meninggi”.
uatu ketika Syeikh Ibnu Baz berkata kepadaku, “Semalam aku bermimpi menuntun seekor anak onta sedangkan engkau menggiringnya”. Beliau kemudian mengatakan, “Aku tafsirkan mimpi tersebut dengan Universitas Islam Madinah”.

Syeikh Abdul Muhsin berkata, “Sungguh benar apa yang beliau katakan. Aku jadi pembantu rektor bersama beliau selama dua tahun. Setelah itu aku menjadi rektornya selama empat tahun”.
Beliau memiliki seorang anak yang shalih yaitu Syaikh Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin al Abbad al Badr. Beliau adalah seorang professor di Universitas Islam Madinah.
Ada seorang alumnus Universitas Islam Madinah menuturkan dua cerita yang menunjukkan sifat wara’ yang dimiliki oleh Syeikh Abdul Muhsin. Kisah ini mengingatkan kita dengan sifat wara para salaf.
Kata sopir yang bertugas antar jemput Syeikh Abdul Muhsin dari kampus ke rumah dan sebaliknya mengatakan bahwa Syeikh Abdul Muhsin tidaklah mau menghentikan mobil dinas universitas di tengah jalan dalam rangka membeli sesuatu untuk keperluan rumah. Subhanallah.

Masih kata sopir tadi, “Ketika masa jabatan beliau sebagai rektor Universitas Islam Madinah berakhir. Aku melihat Syeikh Abdul Muhsin berdiri menunggu sesuatu. Akupun lantas menghampirinya dengan menggunakan mobil untuk mengantar beliau ke rumah sebagaimana biasanya. Ternyata beliau enggan untuk naik. Beliau mengatakan, ‘Tidakkah engkau tahu bahwa masa jabatanku telah berakhir. Aku telah menyuruh seseorang agar memberi tahu kepada anakku agar menjemputku”.
Allahu Akbar
Demi Allah, inilah gambaran wara’ di masa salaf.

Penulis: Ustadz Aris Munandar
Artikel www.Salafiyunpad.wordpress.com

Siapakah Orang Yang Sukses ?


Oleh: Fadhilatusy Syaikh Prof. Dr. Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin
Al-'Abbad Al-Badr hafidhahullah

Terjadi pembicaraan disebagian majelis manusia tentang kesuksesan, tentang orang-orang sukses, tentang sebab-sebab sukses, siapakah orang yang sukses, dan siapakah sang pemenang. Sebuah kata yang selalu diulang-ulang disebagian majelis dan terbatas pemahaman tentang kesuksesan beserta makna-maknanya dalam pemahaman sebagian manusia hanya berkisar pada kesenangan-kesenangan yang pasti akan hilang dan perkara-perkara yang fana.

Kejahilan Sebab Kesesatan - Kesengsaraan - Ketakutan Dan Kesedihan

Asy-Syaikh Abdurrazaq bin Abdul Muhsin Al-Badr

Qatadah rahimahullah berkata: “Para shahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sepakat bahwa semua perkara yang Allah Ta’ala didurhakai dengannya adalah kejahilan (kebodohan). ” Hal ini disebutkan oleh Ibnul Qayyim rahimahullah dalam “Madarij As-Salikin” (1/470). Kemudian beliau berkata: “Dan tidaknya adanya perhatian terhadap ilmu disebut kebodohan, entah karena dia tidak memanfaatkan ilmu itu sehingga diposisikan dalam posisi kebodohan, atau entah karena kebodohannya terhadap jeleknya perbuatan jahatnya akan akibat perbuatannya. ”

Al-Hafizh Al-Hakamy rahimahullah berkata: Kebodohan itu sebab kesesatan makhluk secara keseluruan

RAHASIA DOA YANG SERING DIBACA SYAIKH ABDURRAZZAQ hafizhahullah DALAM SETIAP CERAMAH

 بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ, الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ وَصَلَّى اللهُ وَسَلَّمَ وَبَارَكَ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَآلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ, أَمَّا بَعْدُ:

Saudaraku seiman…
Bagi yang memperhatikan ceramah-ceramah yang disampaikan oleh Syeikh Prof. DR. Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin Al ‘Abbad Al Badr hafizhahullah, senantiasa akan mendengar baik di awal atau di akhir ceramah, beliau menyebutkan doa-doa dari Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam dan diantara doa yang beliau sebutkan adalah:


اللَّهُمَّ أَصْلِحْ لِى دِينِىَ الَّذِى هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِى وَأَصْلِحْ لِى دُنْيَاىَ الَّتِى فِيهَا مَعَاشِى وَأَصْلِحْ لِى آخِرَتِى الَّتِى فِيهَا مَعَادِى وَاجْعَلِ الْحَيَاةَ زِيَادَةً لِى فِى كُلِّ خَيْرٍ وَاجْعَلِ الْمَوْتَ رَاحَةً لِى مِنْ كُلِّ شَرٍّ

Hadits-Hadits Tentang Keistimewaan Dan Kekhususan Hari Jum'at

Hari Jumat adalah hari yang memiliki arti yang sangat istimewa bagi ummat Islam karena merupakan hari raya bagi mereka. Sangat banyak hadits-hadits yang menjelaskan keutamaan dan kekhususan hari Jumat dibandingkan dengan hari-hari yang lain. Imam Ibnul Qayyim Al Jauziyah rahimahulloh dalam kitabnya Zaadul Ma’ad memuat hadits-hadits tersebut hingga beliau berkesimpulan paling tidak ada 33 kekhususan hari Jumat dari hari-hari yang lain. Al Hafizh Suyuthi menulis kitab yang beliau beri judul Al Lum’ah fi Khashoish Al Jumu’ah. Beliau di kitab ini menyebutkan hadits-hadits yang sangat banyak -termasuk diantaranya hadits-hadits lemah- yang menerangkan keutamaan dan kekhususan Jumat; dimana beliau berkesimpulan ada 101 kekhususan Jumat dari hari selainnya.

Keutamaan “Bercinta” di Malam Jum’at

“Suami wajib menjimak istrinya sekurang-kurangnya satu kali dalam sebulan,” kata Ibnu Hazm, “kalau tidak, berarti ia durhaka terhadap Allah.”

Jika Ibnu Hazm berbicara tentang kewajiban “bercinta” bagi suami istri, Imam Al Ghazali menjelaskan mengenai kepatutannya.

Kajian Ustadz Firanda di Masjid Nabawi dihadiri Fadli Padi


Vokalis band Padi.. mas Fadli... hadir pada kajian ust Firanda Andirja, malam ini ,(waktu saudi) , beliau menayakan perihal riba... "apakah uang kertas yg selama ini beredar di seluruh dunia, itu termasuk riba ust...? Menimbang kertas yg dibuat utk uang itu sendiri tdk ada nilai tukarnya ..berbeda dg zaman Nabi dahulu, yg memakai dinar dirham... ia ada pada asalnya memang dari benda yg bernilai...mhn dijelaskan ust, karena saya khawatir kalo2 itu termasuk riba...terimakasih ust..." ,begitu kurang lebih isi pertanyaan beliau..

Seminar Remaja Muslimah "Ketika Cinta Menyapa"


Seminar Remaja Muslimah
"Ketika Cinta Menyapa"
pemateri:
dr. Muhyina Nur
Waktu:
Ahad, 5 Mei 2013
08.00 - 15.00
Tempat:
Gedung Masyarakat Rappang, Sidrap
Pelaksana:
Unit Kaderisasi
Lembaga Muslimah Sidrap

Seminar Kesehatan islami PERAWATAN GIGI DAN MULUT , JANGAN REMEHKAN!!!

Hadirilah !!!
Seminar Kesehatan islami

PERAWATAN GIGI DAN MULUT , JANGAN REMEHKAN!!!
Peateri : 
1. Drg. Wisudarjianti
2. Ustadzah Mardhatillah

Waktu : 
Ahad, 7 april 2013
Pukul, 08.00-12.00

Tempat:
Hotel Grand Sidny Jl.Hj. Ramida Massagoni No.11 
(Sebelah Selatan pasar Sentral Pangkajene )

Kontribusi:
Rp 15.000.
Khusus Muslimah...!!!!????

Daurah Sakinah "Seni Mengawetkan Cinta Pasutri"


Adakah seragam salafi?


Seseorang berkata kepada rekannya yang memakai songkok nasional warna hitam, kemeja, dan sarung saat menghadiri ta’lim : ‘Sudah lama ngaji kok pakaiannya seperti orang awam’. 

Jadi terbayang di benak saya, seragam resmi apakah yang mesti dipakai bagi orang yang ingin ngaji Salafiy ?. Peci (haji) putih ?. Gamis Saudi/Pakistan ?. 
Tapi sebelumnya, mari kita dengarkan rekaman penjelasan Asy-Syaikh Ibnu Baaz rahimahullah berikut :
.

Siapa Bilang Peci Hitam Dilarang ?

 
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عِيسَى، حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ. ح وحَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ يَعْنِي ابْنَ عِيسَى، عَنْ شَرِيكٍ، عَنِ عُثْمَانَ بْنِ أَبِي زُرْعَةَ، عَنِ الْمُهَاجِرِ الشَّامِيِّ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، قَالَ فِي حَدِيثِ شَرِيكٍ يَرْفَعُهُ، قَالَ: " مَنْ لَبِسَ ثَوْبَ شُهْرَةٍ أَلْبَسَهُ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ثَوْبًا مِثْلَهُ زَادَ، عَنْ أَبِي عَوَانَةَ ثُمَّ تُلَهَّبُ فِيهِ النَّارُ "،
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ، حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ، قَالَ: ثَوْبَ مَذَلَّةٍ
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin ‘Iisaa[1] : Telah menceritakan kepada kami Abu ‘Awaanah[2] (ح). Dan telah menceritakan kepada kami Muhammad bin ‘Iisaa, dar Syariik[3], dari ‘Utsmaan bin Abi Zur’ah[4], dari Al-Muhaajir Asy-Syaamiy[5], dari Ibnu ‘Umar, ia berkata (secara mauquuf) – dan dalam hadits Syariik ia memarfu’kannya – beliau shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Barangsiapa memakai pakaian syuhrah, niscaya Allah akan memakaikan kepadanya pakaian semisal pada hari kiamat” – dan dalam riwayat Abu ‘Awaanah terdapat tambahan : “kemudian akan dibakar padanya di dalam neraka”.

Disunnahkan Berpakaian dengan Pakaian Penduduk Negerinya



Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
مَنْ لَبِسَ ثَوْبَ شُهْرَةٍ أَلْبَسَهُ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ثَوْبًا مِثْلَهُ
“Barangsiapa memakai pakaian syuhrah, niscaya Allah akan memakaikan kepadanya pakaian semisal pada hari kiamat” [Diriwayatkan oleh Abu Daawud no. 4029, Ibnu Maajah no. 3606-3607, dan yang lainnya; shahih].
Asy-Syaukaaniy rahimahullah berkata :
قال ابن الأثير : الشهرة ظهور الشيء والمراد أن ثوبه يشتهر بين الناس لمخالفة لونه لألوان ثيابهم فيرفع الناس إليه أبصارهم ويختال عليهم بالعجب والتكبر
“Ibnul-Atsiir berkata : ‘Asy-Syuhrah adalah tampaknya sesuatu. Maksudnya bahwa pakaiannya populer di antara manusia karena warnanya yang berbeda sehingga orang-orang mengangkat pandangan mereka (kepadanya). Dan ia menjadi sombong terhadap mereka karena bangga dan takabur” [Nailul-Authaar, 2/111 – via Syamilah].

Perusahaan Google, FB dan Twitter Imbau Media Kristen Proaktif

Umat Kristen dan gereja sebaiknya lebih proaktif menyampaikan pesan-pesan agama melalui internet dan jejaring sosial. Pesan ini bukan datang dari siapa-siapa, tapi datang dari tiga pemimpin top teknologi internet dunia, Facebook, Google dan Twitter dalam Konferensi Tahunan Siaran Keagamaan Nasional Minggu kemarin di Nashville (04/03/2013). Ketiga perusahaan tersebut adalah Google, Twitter, dan Facebook. 


Claire Diaz Ortiz seorang  blogger asal Amerika, yang juga dikenal sebagai penulis dan pemimpin inovasi sosial media di Twitter mengatakan perusahaannya pernah melakukan beberapa penelitian sekitar 3 tahun lamanya dan melihat bahwa ayat-ayat Bible memiliki peran yang cukup bagus di jejaring sosial.
"Seseorang akan men-tweet ayat Bible, dan akan ada 500 orang yang akan mere-tweet. Sebagai contoh, Andy Stanley. Ketika dia men-tweet sesuatu di akunnya, maka akan banyak respon yang datang. Hal ini jauh lebih besar bila dibandingkan dengan artis terkenal seperti Lady Gaga dan Justin Bieber yang memiliki jumlah follower 50 kali lipat," kata Diaz-Ortiz,  http://www.christianpost.com.

Kenapa Wanita Senang Menjadi Fitnah?

Kenapa wanita  senang menjadi fitnah? Memang itulah hakikatnya , wahai wanita ! Allah telah jadikan anda makhluk paling cantik dipandang mata, andalah sebaik-baikperhiasan yang mampu menarik pandangan setiap mata di sekitarmu.

Kenapa Wanita Senang Menjadi Fitnah
  • Ada yang pakai kerudung simple. Ujung julurnya diikat ke belakang. Atau diikat ke leher. Maka nampaklah ‘bentuk’ leher dan dadanya. Sedangkan dalam khutbah tadi, khatib membacakan ayat al-Quran yang meminta wanita menutupkan dengan kerudung, menutup bahagian dada mereka.

Blog Sebagai Media Dakwah

Hampir dari kita semuanya sudah tidak asing lagi dengan Wordpress, Blogspot, Multiply, Kompasiana, dll. Yups, blog atau webblog. Teknologi ini bisa digunakan untuk mengungkapkan tulisan, pesan, informasi, berita, opini atau pendapat  pribadi seseorang sehingga orang lain bisa dengan mudah membaca. Jujur saya sendiri sayang terbantu dengan akun blog saya ini mukmin.in Dengan ini saya dengan mudah menyampaikan gagasan dan opini saya sendiri ke khalayak ramai. Apa lagi kita bisa berdakwah bil qolam (dakwah dengan tulisan) menggunakan media blog? Subhanallah, luar biasa bukan?

Inilah 5 Tanda bahwa Anda Pecandu Komputer

Komputer merupakan gadget populer saat ini karena mempunyai banyak fungsi. Selain digunakan untuk kalangan pebisnis, komputer juga banyak digunakan sebagai media hiburan dan menjelajah dunia maya.
Saat ini banyak yang menggunakan komputer sekedar untuk membuka jejaring sosial seperti facebook dan twitter, namun tidak sedikit pula yang menggunakannya untuk hal-hal lain. Selain mempermudah pekerjaan dan media hiburan, ternyata komputer juga dapat menjadi sebuah candu bagi penggunanya sehingga ia merasa gelisah apabila seharian tidak menggunakan komputer.

Beberapa tanda-tanda bahwa Anda menjadi seorang pecandu komputer akan kita bahas, berikut uniknya.com merangkum 5 Tanda bahwa Anda Pecandu Komputer.

Asas Tunggal Pancasila, Kenapa Ditolak?

Seperti diberitakan di harian Republika hari Senin (25/3/2013), Mendagri Gamawan Fauzi menyatakan mendapat dukungan dari 13 ormas Islam yang tergabung dalam LPOI perihal pancasila yang ‘wajib’ jadi asas ormas sebagaimana di era Orde Baru.

Disebutkan, 13 ormas Islam yang tergabung dalam LPOI adalah NU, Persis, Al-Irsyad al-Islamiyah, al-Ittihadiyah, Matlaul Anwar, Ar-Rabithah al-Alawiyah, al-Washliyah,  Az-Zikra, Syarikat Islam Indonesia, Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI), IKADI, Perti, dan Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII).
Merespon hal itu,  Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia  (DDII) dan Majelis Az Zikra, ormas Islam Persatuan Islam (PERSIS) membantah ikut terlibat sebagai bagian dari 13 Ormas Islam yang mendukung asas tunggal Pancasila RUU Ormas.
Blogger Template by Clairvo